Sudah menjadi tradisi di STMIK AMIKOM Yogyakarta mengadakan
acara Career Days untuk memberikan bekal kepada para calon wisuda. Acara ini
bertujuan meningkatkan semangat dan motifasi kepada para calon wisudawan STMIK
AMIKOM Yogyakarta. Acara ini mengundang tokoh-tokoh yang suskes di dunia kerja
dan enterepreneur. Acara Career Days mengusung tema utama “Menjadi Profesional
dalam 90 hari”. Target Career days dari beberapa periode selalu meningkat, mulai
dari 180 hari menjadi 90 hari, dengan harapan dalam waktu 90 hari para lulusan
STMIK AMIKOM Yogyakarta sudah memperoleh pekerjaan atau membuka lapangan
pekerjaan.
Seperti pada hari Senin (18/1) di ruang Aula STMIK AMIKOM
Yogyakarta diadakan Career Days hari pertama yang bertemakan “Menjadi
Entrepreneur yang Sukes”, pada kesempatan ini sebagai pengisi acara ini adalah
Prof. M. Suyanto, MM, Direktur STMIK AMIKOM Yogyakarta, Drs. Indris Purwanto,
MM, Puket III STMIK AMIKOM Yogyakarta, Hari S. Sungkar, Komisaris PT. Mitra
Mandiri Inforamatika dan Sofingi Alumni STMIK AMIKOM Yogyakarta.
Drs. Idris Purwanto,MM
menyampaikan pentingnya kepercayaan diri sebagai entrepreneur. “Jika anda malu
menunjukan usaha apa yang anda buka, maka itu adalah investasi untuk gagal”
kata beliau.
Keberanian untuk memulai usaha sangat penting. Karena tidak
ada sesuatu yang langsung menjadi besar. “Sebagai contoh AMIKOM, dulu sebelum
AMIKOM besar, AMIKOM juga pernah kecil, sebelum kecil, AMIKOM juga tidak ada.
Jadi sama saja seperti usaha yang akan kalian buka, dari tidak ada, kecil
kemudian menjadi besar” tambah beliau untuk menyemangati para peserta.
Pembicara selanjutnya adalah Hari S. Sungkar. Beliau
menyampaikan bahwa peluang menjadi entrepreneur di dunia IT sangat besar.
Banyak sector-sektor usaha IT yang belum tergarap, dan menjadaikannya peluang
usaha. Yang dibutuhkan adalah kreatifitas.
Sedangkan Sofingi yang juga menjadi distributor modem Telkom
Flash, menyampaikan pentingnya sikap percaya diri untuk menjadi seorang
entrepreneur. Di awal usahanya Sofingi mendapatkan banyak ujian dan tantangan. Namun berkat kesabaran dan percaya diri
yang tinggi beliau sekarang suskses menjadi distributor modem.
Sebagai pembicara terakhir dalam
acara ini adalah Prof. M. Suyanto, MM. Beliau juga merupakan seorang tokoh
entrepreneur di Yogyakarta. Prof. Yanto menekankan jika ingin menjadi
entrepreneur harus memiliki sikap mental positif. Jika menghadapi kegagalan
jangan pernah berfikiran negatif, namun selalu mengambil hikmah dari kegagalan
itu. “ Jika satu pintumu ditutup, tetaplah berfikir positif, karena Tuhan pasti
akan membukakan lebih banyak pintu” kata beliau kepada para calon wisudawan
yang memenuhi ruang Aula.
Beliau juga menyampaikan
tips-tips bagaimana memulai usaha tanpa uang. Berbagai hal bisa digunakan untuk memulai usaha. Prof. Yanto
menyemangati para wisudawan, jika ingin menjadi seorang entrepreneur harus
berani memulai usaha. Prof. Yanto membuat sebuah teori yang sama dengan teori
fisika, “Benda memiliki gaya gesek 0 ketika diam, dan memiliki gaya gesek kecil
ketika sudah bergerak, namun gaya gesek terbesar adalah ketika benda akan mulai
bergerak. Sama halnya ketika mulai membuka usaha pasti akan banyak gesekan,
namun ketika sudah berjalan akan mudah” kata beliau. MaSuk