STMIK AMIKOM Yogyakarta Masuk Dalam A New Dynamic Private Higher Education Oleh UNESCO
05 Oktober 2009

Sebuah kebanggaan kembali dirasakan oleh STMIK AMIKOM
Yogyakarta. Badan Pendidikan PBB UNESCO menjadikan STMIK AMIKOM Yogyakarta
sebagai contoh salah satu perguruan tinggi swasta di dunia dalam A New Dynamic Private
Higher Education.
World Conference on Higher Education pada tahun 2009
membahas tentang berbagai isu dan trend pendidikan di berbagai negara. Muncul
sebuah trend di negara-negara berkembang yaitu tumbuhnya penyelenggaraan
perguruan tinggi non-pemerintah yang sangat pesat. Pola pembiayaan penyelenggaraan pendidikan baik dari
pemerintah dan swasta kemudian diklasifikasikan oleh UNESCO menjadi 11
kategori. Dari ke sebelas kategori
ini UNESCO mengambil beberapa universitas dari seleuruh dunia.
Salah satu universitas dunia Harvard University masuk
dalam kategori ke 8 yaitu lembaga swasta dengan berbasis proyek subsidi
pemerintah. Melalui penelitian dana hibah untuk bersaing, konsultasi, pelatihan
program atau proyek untuk tujuan tertentu, Harvard University memperoleh
pembiayaan pendidikan. Ini adalah kasus umum di Amerika Serikat, di mana banyak
universitas swasta mendapatkan dana pemerintah cukup besar melalui kompetitif
hibah.
Sedangkan STMIK AMIKOM Yogyakarta masuk menjadi kategori
ke sebelas yaitu lembaga pendidikan swasta yang sama sekali tidak mendapatkan
subsidi dari pemerintah. Sebagian besar perguruan tinggi swasta di dunia masuk
dalam kategori ini. Namun yang membuat STMIK AMIKOM Yogyakarta ini unik dan
dianggap berbeda oleh UNESCO adalah pembiayaan pendidikan perguran tinggi ini
selain berasal dari dana peserta didik juga berasal dari berbagai unit bisnis
yang dikelola secara entrepreneur. Unit bisnis yang banyak ini juga menjadi
tempat magang bagi para mahasiswanya untuk mendapatkan pengalaman.
Prof. Dr. M. Suyanto, MM selaku ketua STMIK AMIKOM
Yogyakarta sangat bersyukur dengan prestasi ini. “Saya sangat bersyukur
ternyata STMIK AMIKOM Yogyakarta disejajarkan dengan berbagai universitas kelas
dunia”. MaSuk
Sumber PDF UNESCO dapat download disini