Yogyakarta – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas AMIKOM Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang UGM Taekwondo Championship 2026, yang digelar selama dua hari, Sabtu—Minggu, 5-6 September 2026, di GOR Nusantara UGM.
Kejuaraan tingkat nasional ini menjadi ajang pembuktian konsistensi atlet Taekwondo AMIKOM dalam mempertahankan performa, kemampuan teknik, serta daya saing di tingkat nasional.
Dalam kejuaraan tersebut, atlet Taekwondo Universitas AMIKOM Yogyakarta berhasil meraih total 10 medali dari berbagai kategori pertandingan, baik Poomsae maupun Kyorugi. Prestasi ini merupakan hasil dari persiapan yang matang, latihan yang berkelanjutan, serta kerja sama yang solid antara atlet, pelatih, dan pengurus UKM Taekwondo.
Prestasi yang diraih terdiri dari satu medali emas, tiga medali perak, dan enam medali perunggu. Berikut adalah daftar atlet yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut:
Medali Emas
Mohammad Syafiq (S1 Arsitektur) – Poomsae Individual Senior Putra
Medali Perak
Faira Humaira Alwy (S1 Informatika) – Poomsae Individual Putri
Zulayka Samantha (S1 Sistem Informasi) – Poomsae Individual Senior Putri
Muhammad Nafan Fachreza (S1 Teknologi Informasi) – Kyorugi Senior Putra U-58
Medali Perunggu
Bulkis Rahmatillah (S1 Informatika) – Kyorugi Senior Putri U-46
Salsabila Niza Ramadhani Azzahra (S1 Sistem Informasi) – Kyorugi Senior Putri U-53
Intan Ameliya (S1 Arsitektur) – Kyorugi Senior Putri U-62
Nur Afifah Azzahra (S1 Ilmu Komunikasi) – Kyorugi Senior Putri U-62
Angga Adhi Prasetya (S1 Teknik Komputer) – Kyorugi Senior Putra U-54
Zaidan Al Falih (S1 Informatika) – Kyorugi Senior Putra U-68
Latihan Konsisten hingga Libur Semester
Ketua UKM Taekwondo Universitas AMIKOM Yogyakarta, Intan Ameliya, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dedikasi dan kerja keras seluruh anggota tim. Keikutsertaan dalam kejuaraan juga menjadi kesempatan untuk menilai kesiapan atlet dan memperbaiki strategi.
“Kompetisi ini menjadi momentum bagi kami untuk mengevaluasi kemampuan atlet sekaligus mematangkan strategi bertanding ke depan,” ujar Intan.
Dalam wawancara bersama perwakilan tim, para atlet menceritakan persiapan melalui latihan rutin setiap Rabu dan Sabtu. Latihan tetap berlangsung selama libur semester, bahkan terkadang berlanjut hingga pukul 22.00 WIB. Saat sebagian mahasiswa menikmati masa liburan, mereka tetap berlatih di kampus untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.
Dari 18 atlet yang dikirim, tiga mengikuti kategori poomsae dan 15 mengikuti kyorugi. Bagi sebagian atlet, kejuaraan tersebut merupakan pengalaman pertama bertanding. Kesempatan tampil di gelanggang memberi mereka pengalaman menghadapi lawan, mengelola ketegangan, dan mengenali suasana kompetisi secara langsung.
Para perwakilan tim juga menjelaskan bahwa keberlanjutan prestasi membutuhkan kerja sama antargenerasi anggota. Selain rajin berlatih, mereka membangun kebiasaan saling mendukung, mengevaluasi kesalahan, serta mencari solusi bersama atlet dan pelatih. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam membantu anggota baru mengembangkan kemampuan.
Prestasi juga menjadi motivasi bagi anggota karena manfaatnya dapat mendukung pengajuan beasiswa. Dengan demikian, keikutsertaan dalam kompetisi memberi mereka pengalaman sekaligus dorongan untuk terus berkembang selama menjalani perkuliahan.
Pembinaan Teknik dan Mental Bertanding
Pembina UKM Taekwondo Universitas AMIKOM Yogyakarta, Dr. Mei P. Kurniawan, M.Kom., mengapresiasi kerja keras dan konsistensi para atlet. Ia menekankan bahwa keberhasilan mencapai podium berkaitan dengan proses pembinaan yang terus berjalan, baik dalam penguasaan teknik maupun pembentukan ketahanan mental menghadapi tekanan pertandingan.
Ia berharap prestasi UKM Taekwondo dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk mengembangkan potensi dan membawa nama baik universitas melalui bidang yang mereka tekuni.
Direktur Direktorat Kemahasiswaan Universitas AMIKOM Yogyakarta, Suyatmi, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi atas pencapaian tim. Menurutnya, prestasi di bidang olahraga merupakan bagian penting dari pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Dukungan terhadap kegiatan tersebut memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi di luar kegiatan akademik.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas AMIKOM Yogyakarta, Dr. Achmad Fauzi, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kompetisi yang sehat memiliki peran dalam membentuk karakter mahasiswa. Pengalaman bertanding dapat membantu menumbuhkan disiplin, ketangguhan, sportivitas, serta jiwa kepemimpinan.
Setelah mengikuti UGM Taekwondo Championship 2026, tim berencana kembali mengikuti kejuaraan nasional di Amongrogo pada akhir Desember. Hasil pertandingan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas latihan dan mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi berikutnya.
Perolehan 10 medali ini menjadi bekal bagi UKM Taekwondo Universitas AMIKOM Yogyakarta untuk melanjutkan pembinaan dan menjaga regenerasi atlet. Melalui latihan yang konsisten, evaluasi bersama, serta dukungan universitas, tim berharap dapat meningkatkan pencapaian pada kejuaraan selanjutnya.
Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
In Collaboration With : Amel, Salsa, Faira, Abel
Koresponden : Mei P. Kurniawan, M.Kom