Universitas AMIKOM Yogyakarta menggelar pelepasan tiga mahasiswa peserta Intensive International Short Course 2026 ke University of Baguio, Filipina, di Ruang Citra 1, Jumat (30/10/2026). Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi untuk memperluas pengalaman akademik dan budaya melalui pembelajaran bersama perguruan tinggi mitra di luar negeri.
Ketiga mahasiswa peserta program tersebut adalah Atika Aidiana Salsabila dan Atika Parsha Hanoon dari Program Studi Arsitektur, serta Noval Hidayatul Ramadhani dari Program Studi Geografi. Mereka akan didampingi Muhammad Najih Fasya, S.P.W.K., M.PAR., dalam mengikuti kegiatan di University of Baguio.
Agenda pelepasan mencakup sambutan dosen pendamping dan penyerahan bingkisan secara simbolis. Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian acara apresiasi, penghargaan, dan pelepasan mahasiswa yang turut mencakup BeSA Award 2026 serta perpisahan peserta Program Hibah Riset Mahasiswa Berdampak dari Universitas Udayana.
International Short Course merupakan kelanjutan kolaborasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan School of Engineering and Architecture, University of Baguio. Melalui masterclass, workshop, proyek kolaboratif, dan kunjungan lapangan, mahasiswa berkesempatan mempelajari pendekatan berbeda dalam bidang arsitektur, geografi, perencanaan wilayah dan kota, serta lingkungan.
Interaksi dengan dosen dan mahasiswa di institusi mitra diharapkan dapat mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, memperluas jejaring internasional, dan memperkaya perspektif peserta dalam memahami persoalan di bidang keilmuan masing-masing.
Kelanjutan Pertukaran Akademik Dua Arah
Kemitraan kedua institusi telah diformalkan melalui Memorandum of Agreement pada 2023, dengan pelaksanaan program pertukaran dimulai pada 2024. Ruang lingkup kerja sama mencakup kuliah kolaboratif, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penelitian bersama dalam bidang teknik, arsitektur, dan perencanaan kota.
Pada April 2026, kolaborasi tersebut diwujudkan melalui International Short Course di Yogyakarta dengan tema “Living with the Coast: Planning Resilient Shorelines”. Kegiatan itu memadukan pembelajaran di kelas, pemetaan sistem informasi geografis, dan observasi lapangan di Pantai Parangtritis. Peserta mengembangkan gagasan penataan kawasan pesisir dengan mempertimbangkan ketahanan dan keberlanjutan lingkungan.
Program di Filipina pada tahun-tahun sebelumnya juga memberikan pengalaman pembelajaran berbasis proyek. Pada 2024, mahasiswa kedua kampus berkolaborasi menyusun konsep desain Emilio Aguinaldo Park di Baguio. Sementara itu, program 2025 melibatkan mahasiswa dalam pengembangan gagasan revitalisasi Mines View Park melalui workshop dan presentasi hasil karya.
Rangkaian tersebut menunjukkan kesinambungan pertukaran pengetahuan antara kedua institusi melalui kajian persoalan ruang dan lingkungan di Indonesia maupun Filipina. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan konteks sosial, budaya, dan kebutuhan kawasan yang dipelajari.
Melalui keikutsertaan dalam Intensive International Short Course 2026, ketiga mahasiswa diharapkan dapat membawa pulang pengetahuan, pengalaman kolaborasi, dan perspektif baru untuk mendukung pembelajaran mereka di Universitas AMIKOM Yogyakarta.
Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional
In Collaboration With : Isnaini Solichah