Surakarta – Direktorat Kehumasan Universitas AMIKOM Yogyakarta Universitas AMIKOM Yogyakarta melakukan studi banding ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Senin (19/10/2026), untuk memperoleh referensi pengelolaan kehumasan, pemasaran, dan komunikasi digital. Pertemuan berlangsung di Ruang Sidang Rektorat Lantai 6, Gedung Induk Siti Walidah, Kampus 2 UMS.
Kepala Subdirektorat Kehumasan Universitas AMIKOM Yogyakarta, Puji Ariningsih, S.E., M.Kom., menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan mempelajari praktik komunikasi perguruan tinggi yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan universitas.
“UMS menjadi salah satu perguruan tinggi yang ingin kami pelajari praktik pengelolaan website dan konten digitalnya,” ujar Puji Ariningsih.
Ia mengapresiasi penerimaan UMS dan berharap pertukaran pengalaman tersebut memberikan masukan bagi pengembangan komunikasi publik, promosi, serta pemasaran Universitas AMIKOM Yogyakarta.
Bahas Integrasi Kehumasan dan Pemasaran
Dalam diskusi, tim Universitas AMIKOM Yogyakarta mendalami pengelolaan citra dan reputasi, publikasi berita, media sosial, serta produksi konten kreatif. Koordinasi kehumasan dan pemasaran turut menjadi perhatian agar penyampaian informasi dan kegiatan promosi berjalan selaras.
Andy menjelaskan bahwa kehumasan UMS berada di bawah Sekretariat Universitas dan terhubung dengan fungsi pengelolaan media, website, serta pemeringkatan. Sejak 2021, UMS melakukan evaluasi dan pembenahan untuk menyelaraskan bidang-bidang tersebut dengan tujuan institusi.
Pembahasan juga mencakup cara mengolah aktivitas, fasilitas, dan cerita kampus menjadi konten digital yang menarik. Pertukaran pengalaman ini memberikan gambaran bagi tim Universitas AMIKOM Yogyakarta mengenai keterkaitan pengelolaan informasi, kreativitas konten, dan penguatan identitas perguruan tinggi.
Melalui studi banding tersebut, Universitas AMIKOM Yogyakarta memperoleh referensi untuk mengembangkan praktik kehumasan dan pemasaran yang adaptif terhadap perubahan komunikasi digital. Kunjungan ini juga membuka ruang pertukaran pengetahuan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik.
Fadya RY – Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional